Nasehatetam.com

Sebagaimana Yang Allah Nyatakan Dalam Firman-Nya :
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَدْخُلُوا بُيُوتًا غَيْرَ بُيُوتِكُمْ حَتَّىٰ تَسْتَأْنِسُوا وَتُسَلِّمُوا عَلَىٰ أَهْلِهَا
"Wahai Orang-Orang Yang Beriman Janganlah Kalian Memasuki Tempat Yang Bukan Rumah Kalian Hingga Kalian Memohon Izin Dan Mengucapkan Salam Pada Pemiliknya." (QS. An-Nuur : 27)
Dan Tidak Sebatas Penetapan Hukum Wajib Saja, Bahkan Islam Juga Menjelaskan Adab-Adab Yang Terkait Dengan Memohon Izin Ini.
Berikut Adab-Adab Penting Terkait Dengan Masalah Memohon Izin Untuk Bertamu:
1. Memohon Izin Sebanyak Tiga Kali Saja, Baik Berupa Ketukan Pada Pintu Atau Dengan Mengucapkan Salam. Apabila Tidak Juga Dibukakan Pintu Maka Hendaknya Dia Pergi.
Nabi Muhammad Shallallahu'alaihi Wa Sallam Bersabda :
إذا استأذن أحدكم ثلاثا فلم يؤذن له فليرجع
"Apabila Salah Seorang Diantara Kalian Meminta Izin Sebanyak Tiga Kali Dan Dia Tidak Mendapatkan Izin Maka Hendaknya Dia Kembali Pulang." Muttafaqun'alaihi
2. Mengetuk Pintu Rumah Dengan Lembut Yaitu Tanpa Menimbulkan Kegaduhan Suara Yang Sangat. Yang Mana Hal Itu Malah Bisa Menjadikan Panik Atau Terganggunya Penghuni Rumah. Telah Tsabit Hadits Dalam Al-Adabul Mufrod (No. 1080), Bahwasanya Ketukan Pintu Para Sahabat Pada Pintu Rasulullah Shallallahu'alaihi Wa Sallam Itu Dengan Menggunakan Kuku Saja. Kecuali Apabila Jarak Antara Pintu Dan Penghuni Rumah Diketahui Memang Jauh, Maka Dalam Hal Ini Tidak Mengapa Dia Mengetuk Dengan Ketukan Yang Sedikit Lebih Keras. (Syarh Al-Adab Al-Mufrad, Asy-Syaikh Muhammad Sa'id Ruslan, V/4252)
3. Berlapang Dada Dan Tidak Menyimpan Kekesalan Apabila Memang Tidak Dibukakan. Karena Boleh Jadi :
- Yang Punya Rumah Sedang Memiliki Keperluan Khusus Dan Tidak Memungkin Untuk Diganggu.
- Ataukah Dia Belum Memiliki Kesiapan Untuk Menjamu. (Lihat: Syarh Riyaadhus Shaalihiin, Asy-Syaikh Al-Utsaimin, IV, 431)
Sehingga Hendaknya Kita Mengambil Arahan Yang Allah Subhanahu Wa Ta'ala Dalam Ayat-Nya :
وَإِن قِيلَ لَكُمُ ارْجِعُوا فَارْجِعُوا هُوَ أَزْكَىٰ لَكُمْ
"Apabila Dikatakan Kepada Kalian Agar Kembali. Maka Kembalilah Kalian! Hal Itu Lebih Baik Bagi Kalian." (QS. An-Nuur : 28)
Adapun Bentuk Tidak Diizinkannya Seseorang Untuk Bertamu Ini Ada Dua :
1. Dengan Ucapan. Seperti Yang Empunya Rumah Berkata "Mohon Maaf Kami Tidak Bisa Menjamu Saudara Hari Ini", Atau Ucapan Yang Semisalnya.
2. Dengan Sikap. Seperti Tidak Adanya Sahutan Dari Dalam Rumah Meski Diyakini Bahwa Pemilik Rumah Berada Di Dalamnya.
Demikian Beberapa Hal Penting Dari Bimbingan Islam Terkait Pembahasan Ini, Semoga Allah Memberikan Kita Semua Taufiq Untuk Bisa Menjalankannya.
Wallahu Alam.
Rampung Pada : Dhuha, 22 Syawal 1437 / 27 Juli 2016
Di : Kutai Etam Sini
_____________________
Sumber: nasehatetam.com/read/54/bertamu-pun-ada-aturannya
Gambar dari publisher telegraph.